Showing posts with label Baheula. Show all posts
Showing posts with label Baheula. Show all posts

9/19/2009

7 Hal di dunia yang gak bisa kita ubah

1. Jenis kelamin

Emang sih ada operasi untuk mengubah kelamin, tapi hal itu ga bisa ngerubah roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakah kamu cowok or cewek. Act like a man or woman!!


2. Orang tua

Ga ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So, you must respect your parents!! Apakah orang tuamu seorang pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!! Kalo ga, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti. Your kids won’t respect you, is it terrible?


3. Hari kelahiran

Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan. Amazing ha? But it’s true. Jangan menyesali, kenapa kamu harus lahir ke dunia tapi disia-siakan oleh orang yang kau kasihi, Tuhan punya tujuan untukmu.


4. Bentuk Fisik

Kalo kamu keriting, ya keriting aja. Kalo hidungmu pesek, terima aja. Kita sering ngeliat orang yang mengubah bentuk wajahnya, baik itu mancungin hidung or alis matanya dicukur ampe abis, dll, hal tsb malah jadi kelihatan aneh dan ga natural.


5. Masa lalu

Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang, karena itu hanya membuat kamu “frozen” - can not do anything! Look at the future and see how good it is.


6. Kedudukan dalam keluarga

Apakah kamu anak bungsu, sulung, atau tengah, you cannot change it. Nikmati aja deh…


7. Suku bangsa/ras

Nyesal jadi orang Indonesia yang terus menerus dilanda masalah? Nah, sekarang ubah cara berpikirmu. Tuhan sudah menetapkan kamu di bangsa ini untuk satu tujuan. So, do the best in your job, loyal, jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.


Itulah 7 hal yang ga bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi yang ga pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus. Capek kan?


Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu. Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu.!! Tapi kamu harus menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam (manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, kurang tinggi, dll, dsb deh…

Hargailah pemberian sang pencipta ! hargailah dirimu sendiri ! jika kau tak menghargai dirimu sendiri bagaimana kau bisa menghargai orang lain ! jika kau tak bisa menghargai orang lain , bagaimana orang lain bisa menghargaimu !

Credit to: Kaskus

12/13/2008

Ciri Orang Alay



gw baru nemuin ini di bulbo friendster gw.. jadi gw taruh d blog aJJa .... kalee aja gitu ada manfaatnya.. met baca,, okeyh

> bagi LO semua yg ngerasa BUKAN bagian dari yg namanya "ALAY" wajib repost ini!

> ~ LO alay ga sih? koreksi diri LO sebelum LO jadi ALAY SEJATI.

> jadi "ALAY" itu..

> 1. selalu ngerasa paling tau tentang musik.

> 2. tongkrongannya di pinggir pinggir jalan (yang cewek godain cowok,yang cowok godain cewe yang lagi lewat)

> 3. kalo di mall selalu bawa handshet buat dengerin lagu lewat handphone(suka pamer ga jelas & sok asik gitu deh).

> 4. sok EMO tapi ditanya sejarahnya emo ga tau.

> 5. sok pengen 'gaul' mau ngikutin tren yang sekarang tapi terlalu LEBAY (cth: nge-mix baju ga kira kira ; baju ijo,celana kotak kotak,sepatu merah,kacamata biru! NORAK !)

> 6. dimana mana SELALU ada acara yg namanya 'putu putu narziz' (entah itu di sekolah,WC,mobil,kamar,stasiun ,angkot,dll).

> 7. fotonya ga nahan smua! (dengan gaya di imut imutin,dideketin lampu biar 'terang bgt',foto deket bgt dari wajah *biar jeleknya ga keliatan*,foto dari atas *biar kelihatan keren kali ya*,dll..pokoknya yang bisa bikin ENEG semua orang)(kamera VGA aj sok sokan)

> 8. buat cewek tiap hari kerjaannya ngomongin ttg cowooooooooo mulu! (cth: eh tau ga si A tadi gini loh sama gue hahaha lucu bgt ya? *ga lucu!)(yah pokoknya sok pamer gitu deh*berasa cantik)

> 9. buat cowok..tiap hari kerjaannya cari musuh(ribut) mulu sama temen temen cowoknya yg lain *biar dianggep keren gituw*

> 10. di friendster.. bagi yang cewek di ff nya majang cowok cowok ganteng semua *meski ga kenal,biar dianggep cantik & gaull* kalo yg cowok ya majang ffnya cewek semua*walau ga kenal* biar dikata cowok ganteng. IH JIJAY!

> 11. T U L I S A N

> - iya : ia

> - kamu: kamuh,kammo,kamoh,kamuwh,kamyu,qamu,etc

> - aku : akyu,aq,akko,akkoh,aquwh,etc

> - maaf: mu'uph,muphs,maav,etc

> - sorry: cowyie,cory,tory(?),etc

> - add : ett,etths,aad,edd,etc

> - for : vo,fur(zz),pols,etc

> - Dong:Dump,dums,dung,donGzz

> - lagi : agi,agy

> -Sama:mha,amak,etc

> -itu:thu,tugh,tuwh,etc

> -tau:teugh,teu,taw,etc

> - makan: mums,mu'umhs,etc

> - lucu : lutchuw,uchul,luthu,etc

> - siapa: cppa,cp,ciuppu,siappva,etc

> - apa : uppu,apva,aps,etc

> - narsis : narciezt,narciest,etc

> - lo : u,yu,

> - gw : w,guw,g

> &&& masih bnyak lagi!

> 12. suka ngirim bulbo ga jelas di fs :"akko onlenndh dcnniih" ato "ayokk perang cummendh cmma saiia" etc (paling parah lagi kalo ngirim bulbo dengan judul "BAJINGAN" tapi isinya kosong!) ih kampret bner deh tu orang orang alay.

> 13. menganggap dirinya eksis di friendster (kalo comments banyak itu berarti anak gaul jadi lomba banyak-banyakan comment) *please deh ga bgt! emang kenapa coba kalo commentnya banyak?dapet rekor muri ya? ga penting bgt deh..

> 14. kalo ada org yg cuman view profil kita , kita bilang gini : "hey cuman view nih?" ato "heey jgn cuman view doang,add dong! (kalo emang segitu pentingnya orang nge-ADD buat kita..kenapa kita ga nge-ADD dia waktu kita mau ngasih testi?)-__-

> 15. friendster dipenuhi glitter-glitter norak yang pastinya bisa ngerusak retina mata zz

> 16. nama friendster mengagung -agungkan diri sendiri,seperti : pRinceSs cuTez,sHa luccU,tIkka cAntieqq,etc. (pede bgt sih?)

> 17. kata /singkatan selalu diakhiri huruf z/s (cth : nama adalah talitra,dbuat jadi : talz. nama adalah niken,dibuat jadi qens..dsb!)

> 18. foto di friendster bisa nyampe 300 lebih padahal cuman foto DIRINYA SENDIRI

> 19. diam diam mengidolakan : kangen band,st12,radja,ato bahkan GARNET BAND -_-

> 20. suka menghina orang lain yang ga sama kaya dia.

> 21. TuL!s4nNyA kAy@ 9!nI ato kaya gini Iy0wh KaMuGh Gi nGapaenZzZZzZ

> NAH ITU SEMUA CIRI-CIRI ALAY!

> LO alay? ato BUKAN?

> yang ngerasa bukan,repost ni bulbo dgn title : "CIRI ORANG ALAY

12/06/2008

KEKUATAN BERPIKIR POSITIF

KEKUATAN BERPIKIR POSITIF.........
Suatu ketika seorang pria menelepon Norman Vincent Peale. Ia tampak sedih. Tidak ada lagi yang dimilikinya dalam hidup ini. Norman mengundang pria itu untuk datang ke kantornya.

"Semuanya telah hilang. Tak ada harapan lagi," kata pria itu.

"Aku sekarang hidup dalam kegelapan yang amat dalam. Aku telah kehilangan hidup ini.

Norman Vincent Peale, penulis buku "The Power of Positive Thinking", tersenyum penuh simpati.

"Mari kita pelajari keadaan anda," katanya Norman dengan lembut.

Pada selembar kertas ia menggambar sebuah garis lurus dari atas ke bawah tepat di tengah-tengah halaman. Ia menyarankan agar pada kolom kiri pria itu menuliskan apa-apa yang telah hilang dari hidupnya. Sedangkan pada kolom kanan, ia menulis apa-apa yang masih tersisa.

"Kita tak perlu mengisi kolom sebelah kanan," kata pria itu tetap dalam kesedihan.

"Aku sudah tak punya apa-apa lagi."

"Lalu kapan kau bercerai dari istrimu?" tanya Norman.

"Hei, apa maksudmu? Aku tidak bercerai dari istriku. Ia amat mencintaiku!"

"Kalau begitu bagus sekali," sahut Norman penuh antusias.

"Mari kita catat itu sebagai nomor satu di kolom sebelah kanan "Istri yang amat mencintai". Nah, sekarang kapan anakmu itu masuk penjara?"

"Anda ini konyol sekali. Tak ada anakku yang masuk penjara!"

"Bagus! Itu nomor dua untuk kolom sebelah kanan "Anak-anak tidak berada dalam penjara." kata Norman sambil menuliskannya di atas kertas tadi.Setelah beberapa pertanyaan dengan nada yang serupa, akhirnya pria itu menangkap apa maksud Norman dan tertawa pada diri sendiri.

"Menggelikan sekali. Betapa segala sesuatunya berubah ketika kita berpikir dengan cara seperti itu," katanya.

Kata orang bijak, bagi hati yang sedih lagu yang riang pun terdengar memilukan. Sedangkan orang bijak lain berkata, sekali pikiran negatif terlintas di pikiran, duniapun akan terjungkir balik.......

Maka mulailah hari dengan selalu berfikir positif.....


Norman Vincent Peale
Penulis buku The Power of Positive Thinking


Credit to: e-mail dari bokap

BANGKIT DARI KETERPURUKAN


BANGKIT DARI KETERPURUKAN - Andrew Ho
“Jika Anda mau menerima kegagalan dan belajar darinya, jika Anda mau menganggap kegagalan merupakan sebuah karunia yg tersembunyi dan bangkit kembali, maka Anda memiliki potensi menggunakan salah satu sumber kekuatan paling hebat untuk meraih kesuksesan.”
~ Joseph Sugarman

Kehidupan kita tak akan pernah berjalan semulus yang kita pikirkan. Berbagai macam tantangan, misalnya kehilangan pekerjaan atau orang-orang yang dicintai, disabotase, bangkrut dan lain sebagainya, bisa saja menyeret kita dalam keterpurukan. Bila kita melihat ke sekeliling, begitu banyak orang-orang yang tenggelam dalam keterpurukan dan terjerat cukup lama dalam kegelapan, misalnya menjadi pecandu narkoba, budak hutang dan kemiskinan, korupsi atau melakukan tindak kejahatan lainnya lalu dipenjarakan, dan bentuk kemalangan lainnya.
Bila kita cukup cerdas dalam menghadapi tantangan kehidupan, bermacam bentuk benturan keras seperti itu seharusnya tidak membuat kita semakin terpuruk. Tantangan kehidupan adalah kesempatan untuk introspeksi diri.
Benturan keras dalam kehidupan akan menjadikan kita lebih mulia, jika kita segera sadar atas kekeliruan yang telah dilakukan, kelemahan yang harus diperbaiki, kembali menyusun dan melaksanakan rencana dengan lebih baik.
“Remember the two benefits of failure. First, if you do fail, you learn what doesn’t work; and second, the failure gives you the opportunity to try new approach. – Ingatlah 2 keuntungan yang kita peroleh dari kegagalan. Yang pertama adalah mempelajari apa yang tidak berjalan dengan baik; dan kedua adalah menjadi kesempatan bagi kita untuk mencoba pendekatan baru,” kata Roger Van Oech.
Menurut Roger, tantangan kehidupan adalah bagian dari perjalanan hidup supaya kita menjadi lebih cerdas menghadapi tantangan kehidupan. Tokoh-tokoh terkenal dan sukses, misalnya Walt Disney, Soichiro Honda, Thomas Edison, Wright Bros, Fred Smith, Mohamad Ali, Henry Ford, Bill Gates, Steve Jobs, Oprah Winfrey, Christoper Columbus, Anthony Robins, dan lain sebagainya, sudah pernah mengalami keras dan sakitnya kehidupan. Tetapi semua pengalaman pahit tersebut justru membimbing mereka ke gerbang kesuksesan.
Kesuksesan mereka bukan semata-mata dipengaruhi oleh faktor pendidikan ataupun modal, apalagi faktor kebetulan. Mereka berhasil lantaran kekuatan dan kecerdasan mereka menghadapi tantangan kehidupan. Menurut Paul G. Stoltz, Phd, dalam bukunya berjudul Adversity Quotient (AQ), ada tiga tipe manusia dalam analogi mendaki gunung:
1. Quitters – orang-orang yang mudah menyerah, sehingga kehidupan mereka semakin terpuruk dalam kemalangan.
2. Campers – orang-orang yang mudah puas dengan apa yang sudah dicapai, sehingga kehidupan mereka biasa-biasa saja.
3. Climbers – orang-orang yang selalu optimis, berpikir positif dan terus bersemangat kerja sampai benar-benar mendapatkan yang mereka inginkan.

Contoh dari tipe orang ke tiga adalah orang-orang yang sukses di dunia ini. Selalu memanfaatkan kesempatan untuk maju dan pulih dari keterpurukan adalah ciri khas mereka yang utama. Tak mengherankan jika mereka melalui setiap rintangan dengan tabah, berjuang keras, dan mental yang kuat.
Tantangan kehidupan memang tidak pernah ada habisnya. Tetapi selama kita terus berusaha memperbaiki diri dan strategi ditambah dengan kesadaran spiritual yang lebih dalam, maka kita akan dapat mencapai tujuan tertinggi. “Our greatest glory is not in never falling, but in rising everytime we fail. – Kejayaan tertinggi bukan karena kita tidak pernah jatuh, melainkan karena kita selalu bangkit lagi ketika gagal,” cetus Confucius.
Oleh sebab itu, perbaiki diri terus-menerus, jangan menunggu sampai kemalangan itu benar-benar datang. Mantapkan keyakinan ketika membuat perencanaan dan menetapkan target yang memungkinkan tercapai. Kemudian langsung melakukan langkah-langkah untuk memastikan hasil maksimal, dengan penuh komitmen dan kerja keras, kecintaan dan semangat. Dengan demikian kita akan memiliki kepekaan sekaligus keseimbangan disaat harus menghadapi tantangan kehidupan yang cukup keras.
Mulai detik ini tanyakanlah pada diri sendiri seberapa besar pengaruh positif yang telah Anda dapatkan atas berbagai situasi yang Anda alami? Pastikan tantangan hidup selama ini membawa Anda pada kedewasaan, kebijaksanaan dan kualitas spiritual yang lebih baik. Dengan demikian Anda akan dapat menilai apakah Anda sudah mampu bangkit dan menjadi manusia yang lebih mulia atau belum.[aho] 

Credit to: e-mail dari bokap

12/05/2008

Nine in The Afternoon

Twilight Trailer

The Chronicle Of Life And Death

"The Chronicles Of Life and Death"

You come in cold
You're covered in blood
They're all so happy you've arrived
The doctor cuts your cord
He hands you to your mom
She sets you free into this life
And where do you go with no destination, no map to guide you
Wouldn't you know that it doesn't matter, we all end up the same

These are the chronicles of life and death and everything between
These are the stories of our lives, as fictional as they may seem
You come in this world, and you go out just the same
Today could be the best day of your life

And money talks in this world, that's what idiots will say
But you'll find out that this world is just an idiot's parade
Before you go
You've got some questions
And you want answers
But now you're old, cold, covered in blood
Right back to where you started from

These are the chronicles of life and death and everything between
These are the stories of our lives, as fictional as they may seem
You come in this world, and you go out just the same
Today could be the worst day of your life

But these are the chronicles of life and death and everything between
These are the stories of our lives, as fictional as they may seem
You come in this world, and you go out just the same
Today could be the best day of
Today could be the worst day of
Today could be the last day of your life
It's your life
Your life

Jika Tahu esok Kau Akan Mati... Apakah yang Hendak Akan kau perbuat???

Kita semua tahu, bahwa dewasa ini makin lama dunia makin mendekati akhirnya,,, jika anda seorang yang tidak kuat imannya mungkin saja anda akan termakan oleh ramalan dari barat yang mengatakan akan tibanya hari kiamat pada tahun 2012. tepatnya pada tanggal 21-12-2012. kebanyakan orang awam memang tak mengetahui kabar tentang ini... tapi ramalan ini sudah ditetapkan sejak jauh lamanya antara zaman itu dengan zaman kita sekarang ini.

Negeri/Kerajaan Maya yang biasa juga disebut kerajaan Matahari... ini memiliki dewa yang berwujud matahari. Menurut mereka matahari lah yang memberi mereka kehidupan, dan menurut mereka pulalah bahwa Dewa mereka mengirimkan pesan kepada mereka tentang kejadian-kejadian di masa depan yang akan terjadi... tepatnya adlah kalender Maya... disana terdapat tulisan yang ditafsirkan oleh pakar arkeolog berlafadz "end of times". banyak yang menafsirkan lain dari arti ini... namun intinya tetap sama , dan memiliki kesimpulan sama yaitu "dua anak cukup".

Kembali ke topik, dalam penafsirannya ada juga yang mengatakan dunia ini akan kiamat, ataupun dunia ini akan mengalami perubahan total(namun tidak kiamat). ada juga yang mengatakan timbulnya era baru manusia yaitu seperti yang ada di pelem-pelem. yang mengatakan bumi akan bergabung dengan Asosiasi yang ada di alam semesta . jadi nantinya manusia tak akan asing lagi dengan adanya UFO, Alien, dan macam sebagainya. Namun ada juga yang menafsirkan tidak akan berakhirnya dunia ini. Namun planet bumi ini akan ditimpa oleh sebuah bencana yang sangat GLOBAL . yang bahkan dikatakan masing-masing negara hanya menyisakan lebih-kurang hanya 40% penduduknya dari angka awalnya.

Jika ingin mengetahui siapa yang juga ikut menyalurkan ramalan yang serupa dengan itu adalah orang yang tidak asing lagi dengan kita, yaiutu orang yang sering muncul di tipi-tipi . yaitu, MAMA LAUREN ,,, beliau juga meramalkan hal apa yang akan terjadi nanti , bahkan kata-kata yang ada di paragraf sebelum ini adalh pendapat dari ramalan beliau. sekarang yang akan saya tanyakan apakah anda akan percaya jika 4 tahun dari sekarang mungkin nyawa anda sudah tak ada, jangankan anda mungkin adik,kakak,ayah, bunda, sanak saudara anda, teman-teman anda , siapapun dia , dan mungkin juga negara nada mungkin tiada 4 tahun dari sekarang??? bisakah anda percaya???

Subhanallah, saya harap dengan tulisan ini anda dapat mengetahui bahwa semua itu mungkin saja terjadi , namun semua yang ada di dunia ini hanyalah milik Tuhan YME, dan hari akhir hanyalah milik-Nya . bukan kita manusia yang mengetahuinya,,, jika benar kita semua setiap harinya mengetahui akan mati esok akankah ada penjahat di muka bumi ini??? jadi saya harap anda harus terus-menerus dan sesering mungkin bertawakal dan memohon pada ALLAH S.W.T agar kematian kita dijauhi dari hari akhir.

Namun perlu diingat , Ramalan ini bisa saja terjadi namun belum tentu pada tanggal yang sama, mungkin saja esok. maka dari itu cobalah anda untuk sebisa mungkin menaati segala yang diperintah TUHAN YME dan menjuhi segala laranganNya.

Akhir kata Wassallamualaikum Wr. wb.

11/08/2008

APAKAH ITU PERGESERAN MERAH DI ALAM SEMESTA???

Pergeseran merah

Pergeseran Merah adalah gejala bahwa frekuensi cahaya kalau diamati, di bawah situasi tertentu, bisa lebih rendah daripada frekuensi cahaya ketika terpancar di sumber. Ini biasanya terjadi kalau sumber menjauh dari pengamat, seperti pada efek Doppler. Secara khusus, istilah pergeseran merah dipakai untuk menjelaskan pengamatan bahwa spektrum cahaya yang terpancar oleh galaksi jauh bergeser ke frekuensi yang lebih rendah (terhadap akhir merah spektrum, dan begitu pula namanya) kalau dibandingkan dengan spektrum bintang yang lebih dekat. Ini diambil sebagai bukti bahwa galaksi menjauh dari satu sama lain, bahwa alam semesta berkembang dan dimulai sejak Ledakan Dahsyat.
Secara umum, pergeseran merah (dan pergeseran biru, pengamatan cahaya frekuensi yang lebih tinggi) diukur dengan
z = (frekuensi terpancar - frekuensi teramati) / frekuensi teramati = (panjang gelombang teramati - panjang gelombang terpancar) / panjang gelombang terpancar.
Pergeseran merah bisa disebabkan oleh tiga sebab:
1. Gerak-gerik sumber. Jika sumber cahaya menjauh dari pengamat, maka pergeseran merah (z > 0) terjadi; jika sumber mendekati pengamat, maka pergeseran biru (z < href="http://id.wikipedia.org/wiki/Efek_Doppler" title="Efek Doppler">efek Doppler. Jika sumber bergerak menjauh dari pengamat dengan kecepatan v dan kecepatan ini jauh lebih kecil daripada kecepatan cahaya c, maka pergeseran merah dapat diperkirakan dengan
zv/c
2. Perluasan ruang. Model yang sekarang dipakai oleh kosmologi menganggap benar perluasan ruang. Cahaya akan mengalami pergeseran merah jika ruang meluas. Dalam arti, memperluas angkasa dan perpindahan sumber adalah perspektif berbeda atas gejala itu juga: daripada sebuah sumber bergerak, seseorang dapat secara alternatif dan sepadan mengambil sebuah sumber diam dan ruang di antara sumber dan pengamat yang memuai.

3. Efek gravitasi. Teori relativitas umum memuat bahwa perpindahan cahaya itu lewat bidang gravitasi yang kuat akan mengalami pergeseran merah atau biru. ' Ini diketahui sebagai Pergeseran Einstein.

Efek ini sangat kecil tetapi dapat diukur di Bumi menggunakan efek Mossbauer. Namun efek ini cukup berarti di dekat lubang hitam dan sewaktu benda mendekat ke cakrawala, perubahan merah menjadi tak terhingga. Pergeseran Merah Gravitasi ditawarkan sebagai keterangan pergeseran merah dari quasars di 1960-an, walaupun ini secara luas tidak disetujui sekarang.
Pergeseran merah yang dilihat di astronomi bisa diukur karena spektrum emisi dan absorbsi untuk atom adalah khas dan diketahui dengan baik.



credit to: mbah gugel

BIG BANG

Big Bang

Big Bang (terjemahan bebas: Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini terbentuk dari ledakan mahadahsyat yang terjadi sekitar 13.700 juta tahun lalu. Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta. Materi-materi ini kemudian yang kemudian mengisi alam semesta ini dalam bentuk bintang, planet, debu kosmis, asteroid/meteor, energi, dan partikel lainnya dialam semesta ini.
Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. Ide sentral dari teori ini adalah bahwa teori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain, dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus. Konsekuensi alami dari Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punya suhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi.

Big-Bang dan Alam Semesta yang Mengembang

Pada tahun 1929 Astronom Amerika Serikat, Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat Galaksi yang jauh dan bergerak selalu menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi. Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama, namun bergerak mengembang. Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari suatu ledakan sangat besar pada suatu saat di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar.
Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nol, dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga; kemudian meledak dan mengembang dengan laju pengembangan yang kritis, yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut, atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong. Dan sesudah itu, kurang lebih jutaan tahun berikutnya, Alam Semesta akan terus mengembang tanpa kejadian-kejadian lain apapun. Alam Semesta secara keseluruhan akan terus mengembang dan mendingin.
Alam Semesta berkembang, dengan laju 5%-10% per seribu juta tahun. Alam Semesta akan mengembang terus,namun dengan kelajuan yang semakin kecil,dan semakin kecil, meskipun tidak benar-benar mencapai nol. Walaupun andaikata Alam Semesta berkontraksi, ini tidak akan terjadi setidaknya untuk beberapa milyar tahun lagi.
Berbagai macam energi yang ada di Alam Semesta ini jika ditelusuri adalah berasal dari energi Big Bang, yaitu energi pada saat penciptaan. Jumlah total seluruh energi di Alam Semesta ini adalah tepat nol.


credit to: Wikipedia

29 Februari

29 Februari

< Februari 2008 >
M S S R K J S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29
Kalender Setahun
29 Februari adalah hari ekstra yang ditambah pada akhir bulan Februari pada setiap tahun kabisat. 29 Februari adalah hari ke-60 di tahun kabisat dalam kalender Gregorian.
Tanggal ini hanya ada pada tahun yang angkanya bisa dibagi 4 seperti 1992, 1996 dan 2004, dan pada tahun abad yang angkanya bisa dibagi 400 seperti 1600 dan 2000. Tahun 1800 dan 1900 bukan tahun kabisat karena walaupun angkanya bisa dibagi 4 namun merupakan tahun abad yang tidak bisa dibagi 400.
Orang-orang yang berulang tahun pada tanggal 29 Februari dapat merayakannya pada 28 Februari atau 1 Maret. Sebuah hukum di Inggris tahun 1256 menghitung tanggal 29 Februari (leap day) dan 28 Februari sebagai satu hari sehingga orang yang lahir di tanggal 29 Februari di Inggris dan Wales secara legal mencapai umur 18 atau 21 pada tanggal 28 Februari.


Peristiwa


Kelahiran


Meninggal

Credit to: Wikipedia

    Saatuan Tahun itu dihitung dari apa sih???

    Kalender Gregorian

    Kalender Gregorian adalah kalender yang sekarang paling banyak dipakai di Dunia Barat. Ini merupakan modifikasi Kalender Julian. Yang pertama kali mengusulkannya ialah doktor Aloysius Lilius, dari Napoli, Italia dan disetujui oleh Paus Gregorius XIII pada tanggal 24 Februari 1582. Penanggalan tahun kalender ini, berdasarkan tahun Masehi.
    Kalender ini diciptakan karena Kalender Julian dinilai kurang akurat, sebab permulaan musim semi (21 Maret) semakin maju sehingga, perayaan Paskah yang sudah disepakati sejak Konsili Nicea I pada tahun 325 tidak tepat lagi.
    Lalu pada tahun 1582, hari Sabtu 4 Oktober diikuti dengan hari Minggu 15 Oktober.


    Perbedaan dengan Kalender Julian

    Satu tahun dalam Kalender Julian berlangsung selama 365,25. Tetapi karena putaran bumi mengelilingi matahari hanya berlangsung selama 365,2422. hari, maka setiap satu milenium, Kalender Julian kelebihan 7 - 8 hari. Masalah ini dipecahkan dengan hari-hari kabisat yang agak berbeda pada kalender baru ini. Pada kalender Julian, setiap tahun yang bisa dibagi dengan 4 merupakan tahun kabisat. Tetapi pada kalender baru ini, tahun yang bisa dibagi dengan 100 hanya dianggap sebagai tahun kabisat jika tahun ini juga bisa dibagi dengan 400. Misalkan tahun 1700, 1800 dan 1900 bukan tahun-tahun kabisat. Tetapi tahun 1600 dan 2000 merupakan tahun kabisat.

    Masalah

    Setelah Kalender Gregorian dicanangkan, tidak semua negara mau memakainya. Baru beberapa abad setelah ini, hampir semua negara barat mau mengimplementasikannya. Rusia misalnya baru mengimplementasikannya pada tahun 1918. Dengan demikian Revolusi Komunis Rusia yang sekarang diperingati setiap tanggal 7 November, disebut sebagai Revolusi Oktober.
    Gereja Ortodoks sampai saat ini masih memakai Kalender Julian.

    Lain-lain

    Pada tanggal 1 Januari 1622, 1 Januari ditetapkan sebagai permulaan tahun. Sebelumnya hal ini setiap negara Eropa berbeda-beda.

    Bulan

    Setiap tahun dibagi menjadi 12 bulan:
    No. Nama Lama (hari)
    1 Januari 31
    2 Februari 28 atau 29
    3 Maret 31
    4 April 30
    5 Mei 31
    6 Juni 30
    7 Juli 31
    8 Agustus 31
    9 September 30
    10 Oktober 31
    11 November 30
    12 Desember 31

    November

    November

    November adalah bulan kesebelas tahun dalam Kalender Gregorian. Kata ini diambil dari Bahasa Belanda yang mengambil dari bahasa Latin; novem yang berarti "sembilan" karena dahulu kala tahun bermula pada bulan Maret. Bulan ini memiliki 30 hari. Variasi pengejaan nonbaku yang kadang-kadang dipakai adalah "Nopember".

    10/09/2008

    Orang Purba pun “Berkembang” (Tinjau Ulang Bab Paleoantropologi di Buku Sejarah !)


    Evolusi yang \"benar\" ?
    Mohon maaf sebesar-besarnya bagi para penulis buku sejarah di Indonesia. Bukan maksud saya untuk memprotes segala hasil kerja kalian. Saya yakin kalian pasti bekerja keras membuat buku-buku itu. Namun, ketika membeli buku sejarah SMP untuk bahan mengajar, saya menemukan sesuatu yang membuat saya menghela napas (berat, bukan lega). Sesuatu yang saya kira bakal mengalami perubahan setelah 10 tahun, ternyata buntutnya begitu-begitu saja.
    Tentu saja saya bicara tentang bab yang membahas para nenek moyang kita, manusia purba dengan ciri-ciri kera. Atau benarkah demikian ? 10 tahun yang lalu, saat saya duduk di kelas 2 SMP, gambar-gambar yang mewujudkan perubahan sedikit-demi-sedikit dari manusia-mirip-kera ke manusia tegap alias proses evolusi itu tidak akan membuat saya terkejut (walau membuat saya berpikir heran : kalau kita memang berasal dari manusia kera, lalu mengapa jaman sekarang ada kera yang mirip manusia ? Apa itu berarti mereka mengalami evolusi mundur ? Tapi katanya, evolusi itu perubahan berangsur-angsur menuju taraf yang lebih maju. Jadi yang benar yang mana dong ? Ah, masa bodo !). Tetapi setelah sekian tahun berlalu dan berbagai aspek paleoantropologi mulai menguak beberapa penemuan terbaru, bahkan yang meruntuhkan teori lama, buku sejarah kelas 2 SMP masih saja membahas hal yang sama. Manusia modern mencapai bentuknya yang sekarang karena berevolusi.
    SALAH.
    Oh, mungkin di antara kalian ada yang berpikir bahwa karena saya seorang muslim, dan yang namanya manusia berevolusi dari manusia-kera itu tidak ada karena tidak disebut dalam kitab suci. Oke, saya akui, pemahaman segi agama inilah yang pertama kali membuat saya sangsi akan pelajaran sejarah ketika SMP dulu (Katanya Nabi Adam itu manusia pertama ? Katanya ganteng ? Kok…kera ?). Tapi argumen dari dunia sains saat ini pun mulau mematahkan teori evolusi. Walaupun paleoantropologi itu mempelajari manusia purba yang sudah lama mati, ilmu ini ternyata masih terus berkembang dan bahkan beberapa penemuan baru telah mematahkan teori lama sehingga tidak relevan lagi. Di antaranya adalah :
    1. Saat ini, diketahui fosil manusia Jawa dan manusia Peking (dikenal sebagai spesies Homo erectus yang masih memiliki ciri-ciri kera) ternyata tidak reliabel. Sebagian besar rangka manusia Peking disusun dari model gips yang aslinya telah hilang, sementara manusia Jawa direkonstruksi hanya dari potongan tulang tengkorak ditambah potongan tulang panggul yang ditemukan beberapa meter jauhnya dari tulang tengkorak tersebut, sebelum diketahui apakan kedua potongan itu berasal dari spesies yang sama atau bukan.
    2. Fosil Homo erectus terlengkap yang ditemukan di Afrika, Turkana Boy, menunjukkan bahwa Homo erectus ternyata mirip dengan manusia modern (Homo sapiens) dan sama sekali tidak ada jejak-jejak kemiripan dengan kera. Fosil anak lelaki yang ditemukan di dekat Danau Turkana, Kenya ini diperkirakan berusia 12 tahun saat meninggal, dan dari struktur rangkanya diperkirakan ia akan bertinggi 1,83 meter saat dewasa. Sang penemu, Alan Walker, berkomentar bahwa kerangka manusia Afrika ini “mirip sekali dengan manusia Neanderthal (sebutan bagi ras Homo sapiens yang pertama kali muncul di Eropa) !” (Disadur dari : Boyce Rensberger, The Washington Post, 19 November 1984).
    3. Australopithecus, yang sering dianggap sebagai tahapan pertama evolusi manusia langsung dari kera, ternyata, coba tebak ? Memang benar-benar kera. Kesamaan fisik dengan kera nampak dari kapasitas tengkorak yang mirip dengan simpanse modern, bagian menonjol pada tangan dan kaki yang digunakan untuk berjalan dan memanjat, jemari kaki yang strukturnya cocok untuk menggenggam dahan, gigi geraham yang tajam, lengan yang lebih panjang daripada kaki, semuanya adalah ciri-ciri kera, bukan manusia. Terima kasih kepada studi 15 tahun yang dilakukan Lord Solly Zuckerman dan Prof. Charles Oxnard. (Disadur dari : Charles E. Oxnard, “The Place of Australopithecines in Human Evolution: Grounds for Doubt,” Nature, vol. 258, p. 389)
    4. Fred Spoor dari Universitas Liverpool meneliti koklea alias “rumah siput” dalam telinga manusia dan telinga fosil Australopithecus. Penelitian menunjukkan bahwa sistem keseimbangan dalam telinga Australoptihecus adalah ciri khas makhluk yang berjalan dengan empat kaki, bukan dua kaki. Dengan kata lain, mereka benar-benar k-e-r-a, bukan manusia mirip kera. (Disadur dari : Fred Spoor, Bernard Wood, Frans Zonneveld, “Implication of Early Hominid Labyrinthine Morphology for Evolution of Human Bipedal Locomotion,” Nature, vol. 369, 23 June 1994, p. 645-648)
    5. Kapasitas otak kecil, dahi yang menonjol, bentuk tengkorak dan sebagainya yang disebut-sebut sebagai ciri pembeda Homo erectus dan manusia modern terlalu dilebih-lebihkan. Profesor William Laughlin dari University of Connecticut berpendapat bahwa semua itu hanyalah variasi biologis yang sebenarnya tidak ada bedanya dan masih terlihat pada beberapa ras yang tersebar di seluruh dunia saat ini. Hal ini dapat dilihat lewat studi anatomi yang dilakukan beliau terhadap orang-orang Eskimo, Inuit, Aleut, Aborigin Australia dan beberapa suku di Afrika termasuk suku Bushmen dan Pygmi. Dan ngomong-ngomong, kecerdasan itu bergantung pada proses internal dalam otak, bukan ukurannya (Disadur dari : Marvin Lubenow, Bones of Contention, Grand Rapids, Baker, 1992. p. 136).
    Jadi, masih pantaskah mencantumkan gambar dari kera-ke-manusia itu di dalam buku pelajaran SMP ? Alangkah konyolnya membiarkan anak-anak Indonesia mengisi soal ujian dengan teori lama yang harusnya sudah dipatahkan !

    ADAM SEBELUM ADAM ??

    evolusi.jpg
    “Tapi saya rasa lecturer saya dapat yakinkan saya bahawa Teori Evolusi itu ada benarnya. Rasa resah betul masa dalam kelas”, kata Nazri, salah seorang pelajar yang mengikuti kursus bersama saya.
    “Soalnya sekarang, apakah Teori Evolusi itu memang bertentangan dengan Islam? Apakah pendirian Islam terhadap Teori Darwin? 100% bertentangan atau bagaimana?”, saya bertanya kembali kepada beliau.
    ”Hmm, bab ni susah nak jawab”, katanya.
    ”Ustaz rasa, cabaran sekarang ialah, kita tidak boleh pukul rata. Kita kena bezakan di antara Charles Darwin, Darwinism, Neo-Darwinism, Social-Darwinism dan Teori Evolusi itu sendiri”, saya sekadar memberi cadangan.
    Nazri mengangguk.
    ”Memang banyak bezanya. Tapi bila diterjemah kepada bahasa Melayu, semuanya dibakulkan jadi ’Teori Darwin’. Itu sahaja”, sambungnya.
    ”Itu masalahnya. Pada pandangan ustaz, sikap pukul rata penceramah-penceramah mencela Teori Darwin, akan mendatangkan masalah, khususnya kepada orang macam anta, yang ambil Biologi untuk peperiksaan A-Level. Ramai yang sangka Teori Darwin dan evolusinya…. 100% bertentangan dengan Islam”, saya meneruskan cerita.
    ”Hujah mereka mudah. Kalau percaya tentang Teori Darwin, maknanya kita percaya yang atuk nenek kita dulu ialah beruk! Itu sahaja”, Nazri menyokong.
    Kami sama-sama termenung. Ia bukan isu yang mudah.



    TEORI EVOLUSI ITU LUAS
    Kefahaman kita tentang teori evolusi bukanlah terhad kepada mahu menjawab soalan siapa / apa bapa kita. Ia juga bukan sekadar untuk mencela penjajahan Barat yang disandarkan kepada kepercayaan struggle of the fittest golongan Social Darwinist.
    Kebetulan di dalam kelas Muslim Historiography saya bersama Assoc. Prof. Dr. Ahmed Elyas Hussein, kami telah berbincang tentang persoalan yang lebih mendasar terhadap perlunya kepada pendirian yang betul terhadap Teori Evolusi ini, iaitu persoalan ”Permulaan Sejarah”.
    Ia membabitkan pengujian kita terhadap teori evolusi biologi dalam menjawab persoalan penciptaan Adam dan kehidupan di bumi sebelum Adam.
    Hal ini penting, untuk mengungkaikan keresahan kita apabila kemajuan kajian DNA, telah membantu saintis untuk menghitung kadar mutasi struktur hidupan. Kebolehan ini mengukuhkan lagi usia fosil yang ditemui dan ini mencabar kesimpulan simplistik kita terhadap ”Persoalan Sejarah” yang saya maksudkan tadi.
    Setakat ini, saintis telah mengesan kira-kira 15 spesis awal manusia. Tetapi sulit untuk dikategori dan ditentukan bagaimanakah hubungan di antara spesis ini dan bagaimanakah setiap satu spesis itu berakhir. Spesis seawal Australopithecine yang dianggarkan berusia 5 ke 2 juta tahun dahulu, membawa kepada spesis Neanderthal yang dianggarkan berusia 200,000 ke 24,000 tahun yang lalu, kesemuanya ini menimbulkan persoalan berkaitan penciptaan Adam, dan pendirian Islam terhadap evolusi itu sendiri. Apakah Adam itu hidup seawal era Australopithecine atau bagaimana?
    Saya mungkin tidak berkeahlian dalam membicarakan tentang hal ini, khususnya melalui saluran Biologi, namun saya ingin berkongsi dengan pembaca beberapa perkara yang boleh membantu pembaca membuat penilaian awal tentang hal ini.
    PANDANGAN ISLAM TERHADAP PENCIPTAAN MANUSIA
    Saya datangkan beberapa ayat al-Quran berkenaan dengan asal usul manusia:
    Firman Allah SWT di dalam al-Quran:
    salsalin.JPG
    Dia menciptakan manusia (lembaga Adam) dari tanah liat kering seperti tembikar (Al-Rahmaan 55: 14)
    Lihat juga ayat-ayat di 22:5, 23:12, 30:20, 32:7, 37:11
    Allah SWT juga menyebut:
    tin.JPG
    Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (Al-Tin 95: 4)
    Mohamed Asad dalam menafsirkan ayat ini mengatakan bahawa: Allah SWT telah menciptakan manusia di dalam bentuk yang paling sempurna dan dikurniakan kualiti-kualiti yang positif pada fizikal dan mentalnya sesuai dengan tujuan yang perlu dilaksanakan oleh makhluk yang diciptakan ini.
    Lihat juga ayat-ayat di 8:2 dan 7:8
    Allah SWT turut menjelaskan di dalam al-Quran bahawa seluruh manusia adalah dari keturunan Adam. Firman-Nya:
    nafsinwahidah.JPG
    Wahai sekalian manusia! Bertaqwalah kepada Tuhan kamu yang telah menjadikan kamu (bermula) dari diri yang satu (Adam), dan yang menjadikan daripada (Adam) itu pasangannya (isterinya - Hawa), dan juga yang membiakkan dari keduanya - zuriat keturunan - lelaki dan perempuan yang ramai. (Al-Nisaa’ 4: 1)
    Dan manusia itu diciptakan Allah dengan maksud menjadikan mereka Khalifah di muka bumi:
    adamkhalifah.JPG
    Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami sentiasa bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu?”. Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya” (Al-Baqarah 2: 30)
    PANDANGAN ULAMA ISLAM YANG AWAL
    Di dalam sejarah Islam, tumpuan kita adalah pada melihat sejauh mana umat melaksanakan peraturan Allah, sebagai mekanisma jatuh dan bangunnya tamadun. Oleh kerana tumpuannya begitu, maka kadang-kadang kita terlepas pandang kepada pandangan para ulama’ terhadap persoalan-persoalan ‘pra-sejarah’ ini.
    Sebagaimana teori evolusi mempunyai akar falsafah yang melunjur hingga ke era Ancient Greek dan Roman serta agama, maka ia turut menjadi bahan ulama Islam mencari jawapan kepada persoalan pra-sejarah ini. Namun terasnya adalah bersandarkan kepada ayat-ayat al-Quran yang telah memiliki pendirian yang tersendiri mengenainya. Walaupun ulama Islam memanfaatkan sumber yang ada di sekitar mereka, tetapi prinsip-prinsip al-Quran tetap menjadi teras utama kepada mereka.
    Lihat sahaja buku Akhbar al-Zaman oleh al-Mas’oudi, sebelum memperkatakan tentang Adam dan generasi selepasnya, Al-Mas’oudi meletakkan bab “Penjelasan Tentang Umur Dunia, “Penjelasan Tentang Umat-umat Sebelum Adam”, Penjelasan Tentang “Jin dan Jenis-jenis dan Qabilah Mereka”, “Penjelasan Tentang Bumi Dan Apa Yang Ada Padanya”, “Penjelasan Tentang Laut Yang Meliputi (Al-Bahr al-Muhi?) dan Perkara-perkara Ajaib yang Ada di Dalamnya” dan sebagainya.
    Al-Mas’oudi menjelaskan bahawa terdapat 28 umat yang telah dicipta di muka bumi sebelum Adam. Mereka terdiri daripada flora dan fauna serta Ummah yang agak menyerupai Bani Adam. Umat ini bercampur dan berinteraksi hingga membawa kepada berkembangnya mereka kepada 120 umat.
    Al-Thabari juga menyatakan di dalam Tafsirnya bahawa kesemua hidupan diciptakan sebelum penciptaan Adam.
    Al-Maqdisi menjelaskan bahawa terdapat 3 Umat yang utama di dunia sebelum Adam iaitu dua daripadanya terdiri daripada kaum Jin. Manakala kaum yang ketiga adalah golongan yang berbeza dari Jin kerana mereka ini berdaging dan berdarah. Golongan ketiga ini adalah mereka yang dimaksudkan sebagai “man yufsidu feehaa wa yasfiku al-dimaa’: golongan yang membuat kerosakan dan menumpahkan darah” seperti yang diulas oleh Malaikat di dalam ayat al-Quran 2: 30.
    Ulasan-ulasan al-Mas’oudi ini memperlihatkan bahawa persoalan tentang hal ehwal pra-sejarah telah pun dibahaskan oleh para Ulama’ jauh sebelum munculnya di Eropah, debat evolusi pada kurun mutakhir ini. Ulama Islam sudah menyentuh bidang ini 10 kurun sebelum ia diperkatakan di Eropah.
    Persoalan ini penting di sisi ilmuan Islam, untuk membina dan menstrukturkan World History pada perspektif Islam. Mereka melihat persoalan Tuhan, manusia dan alam, sebagai subjek yang tidak boleh dipisahkan. Di atas prinsip itu, persoalan sejarah tidak sewenang-wenangnya bermula hanya dengan penciptaan Adam, tetapi era Pra-Adam turut diambil kira.
    Inilah yang mengagumkan saya. Sekian lama saya terlepas pandang terhadap perhatian yang diberikan oleh Ulama’ seawal kurun ke-10M terhadap isu ini. Keprihatinan mereka menunjukkan bahawa subjek ini berharga untuk diberikan perhatian.
    ‘ADAM’ SEBELUM ADAM
    Berkenaan dengan penciptaan Adam, majoriti ulama Islam percaya bahawa Adam dan Hawa telah dicipta dengan lengkap di Syurga. Mereka kemudiannya dihantar ke bumi selepas memakan buah yang terlarang. Keturunan mereka mengisi populasi bumi dan memulakan sejarah manusia.
    Akan tetapi Allah SWT tidak menjelaskan di dalam al-Quran bagaimanakah Adam itu dicipta. Adakah dia dicipta secara berperingkat atau dengan satu proses sahaja? Sebahagian ahli Tafsir mendatangkan pandangan bahawa ketika Allah SWT mencipta Adam, tubuh Adam itu dibiarkan selama 40 tahun sebelum ditiupkan ke dalamnya roh. Di sini kita boleh melihat dengan jelas pengaruh tradisi Ancient Persian terhadap tafsiran berkenaan.
    Terdapat juga sebahagian daripada ulama Islam yang menjelaskan bahawa Adam bukanlah manusia pertama yang dicipta di muka bumi. Mereka berpandangan bahawa ratusan ribu ‘Adam’ telah wujud sebelum Adam bapa kita. Setiap satu ‘Adam’ itu telah mempunyai keturunan dan kehidupannya, mereka telah musnah sepenuhnya dan digantikan dengan ‘Adam’ yang berikutnya sehinggalah tiba kepada Adam, bapa kita. Adam bapa kita, dianggap sebagai pusingan terakhir siri ‘Adam’ di muka bumi.
    Ada juga ulama yang berpendapat bahawa Adam dan Hawa dicipta bukan di Syurga tetapi di muka bumi dan daripada bumi.
    (Lihat al-Maqdisi: Al-Bad’ wa al-Tarikh dan Ibn al-‘Arabi: al-Futuhat al-Makkiyyah)
    Ikhwan al-Safa juga ada menghuraikan tentang hal ini. Mereka menyatakan bahawa semua haiwan dicipta dari tanah liat kering dan membiak di kawasan Khatulistiwa yang tidak terganggu oleh perubahan cuaca yang ektrim. Hal ini memberi ruang kepada pembiakan. Di dalam suasana inilah Adam tercipta (takawwana). Ikhwan al-Safa juga berpendapat bahawa Adam dan Hawa hidup di peringkat pertama kehidupan mereka di bumi (Rasaa’il Ikhwan al-Safa, jilid muka surat 181, 229. Ada kemungkinan konsep ini diambil dari Bible kerana di dalam Bible, Syurga itu adalah Garden of Eden di mana Adam dan Hawa hidup dalam keadaan yang suci)

    ISU LEKEH?

    Mungkin isu-isu di atas dipandang remeh oleh sesetengah kita. Ia mungkin dengan mudah dilabel sebagai khurafat, mangsa Israiliyyat, dongengan dan sebagainya. Namun, perlu diingatkan bahawa bukanlah kesahihan fakta itu yang menjadi keutamaan. Saya tegaskan begini kerana sama ada ia dilihat dari tafsiran kepada teks agama, atau pun kepada pencapaian sains itu sendiri, persoalan-persoalan ini masih dibanjiri oleh hipotesis. Malah jangan lupa kepada ingatan Allah bahawa “AKU MENGETAHUI APA YANG TIDAK KAMU KETAHUI”.
    Pengetahuan kita ada batas-batasnya.
    Namun apa yang menjadi keutamaan kita ialah, persoalan idea berkaitan dengan evolusi biologi, dan adanya idea tentang berkemungkinan wujudnya kehidupan dan ‘adam’ lain sebelum penciptaan Adam, mempunyai ruang untuk ia dikaji oleh Muslim. Ini akan menghindarkan pelajar Sains daripada dibelenggu rasa bersalah yang tidak perlu. Semata-mata kerana menyangkakan bahawa evolusi menyalahi Islam.
    Walhal, prinsip-prinsip evolusi sudah pun ada di fikiran ahli sejarah Muslim seawal kurun ke-10M. Jika ia diterima sebagai subjek yang berharga untuk dikaji oleh umat Islam, mengapa pula hari ini kita mengambil pendirian mudah bahawa ruang perbincangan mengenai hal ini sudah terkunci. Evolusi bertentangan dengan Islam, 100%!
    Apa yang membimbangkan saya ialah, sikap orang agama terhadap isu-isu seperti ini akan menimbulkan masalah sebagaimana pemuka agama Kristian yang sombong, telah membiakkan manusia sains yang menjauhi agama. Soal agama mereka betul atau salah, tidak sempat untuk dibicarakan kerana sikap sombong dan simplistic minded mereka telah menyebabkan agama tidak lagi dilihat sebagai sumber kebenaran.
    Manusia beralih kepada sains kerana muak dengan kelakuan orang agama yang jumud.
    THE DIVINE EVOLUTION
    Di Barat sendiri, sebahagian pengkaji cuba untuk mengharmonikan evolusi dengan ajaran agama. Walaupun ahli teologi dan gereja teguh dalam menolak evolusi, namun tetap ada sebahagian mereka yang menerima undang-undang dan proses alam semulajadi, tanpa menafikan proses penciptaan oleh Tuhan. Mereka mempercayai bahawa Tuhan berada ‘di sebalik’ proses evolusi di dalam kehidupan alam ini dan manusia berada di hujung proses evolusi ini.
    Penjelasan sebegini disebut sebagai ‘the Divine Evolution’.
    Ada juga sebahagian pemimpin di gereja yang mengiktiraf ketidak sempurnaan teks Holy Book dan menganggap teori evolusi biologi sebagai bersesuaian dengan aqidah agama Kristian.(Lihat Maurice Bucaille, What is the Origin of Man? The Answers of Science and the Holy Scripture)
    Semakan dari semasa ke semasa perlu dibuat juga oleh kita umat Islam.
    Muhammad Iqbal dan beberapa tokoh yang lain, menerima idea evolusi Biologi. Namun, Iqbal menjelaskan bahawa evolusi hanya membabitkan perkembangan fizikal manusia. Ia tidak mempunyai apa-apa kaitan dengan dimensi non fizikal atau spiritual manusia. (Lihat Muhammad Iqbal, The Reconstruction of Religious Thought in Islam).
    Isu ini akan membabitkan pendirian Islam terhadap penemuan fosil, hal-hal yang berkaitan dengan kesahihan persepsi bahawa kehidupan manusia bermula dalam keadaan yang primitif, isu banjir besar serta hal Ya’juj dan Ma’juj.
    Di Amerika Syarikat, saintis genetik dan paleontologis di akhir kurun ke 20, selepas mengkaji ribuan fosil purba, menyokong teori mtEve yang mencadangkan bahawa keturunan manusia ini bermula dari satu lelaki dan satu perempuan. Penerimaan ini membuka laluan kepada mereka untuk berpihak kepada agama dan seterusnya mula mengemukakan hipotesis tentang Kapal Nuh dan Garden of Eden.
    Jika umat Islam mengambil jalan mudah dengan mengatakan semua ini mengarut, maka lebih mudahlah Islam akan dianggap mengarut, apabila gagal berinteraksi dengan pencapaian sains dan teknologi genetik hari ini.
    Saya bimbang dengan jumlah anggota masyarakat kita yang menarik diri dari masyarakat dan memencilkan diri kerana tertekan dengan trend perdana yang selesa dengan anggapan bahawa sains dan agama itu saling bertentangan.
    Mudah-mudahan dengan perkongsian maklumat ini akan dapat membuktikan kepada pembaca, betapa ulama, ahli sains dan ahli sejarah saling memerlukan di antara satu sama lain untuk lebih memahami agama, Allah SWT, manusia dan alam sejagat.
    Jangan kita mangsakan Islam dan Muslim oleh sembang simplistik yang merugikan itu.
    =============================
    ARTIKEL INI SAYA TULIS UNTUK MEREKA YANG SUDAH BIASA DENGAN SUBJEK-SUBJEK YANG DIBINCANGKAN. PERSPEKTIF SEJARAH DARWINISM, ILMU SAINS BIOLOGI DAN KEJURUTERAAN GENETIK DAN SERBA SEDIKIT PENDEDAHAN KEPADA ILMU SEJARAH DI KALANGAN ILMUAN ISLAM YANG AWAL. JIKA ANDA KELIRU DENGAN MANA-MANA ISTILAH, MANFAATKAN WIKIPEDIA. TERIMA KASIH.
    =============================
    ABU SAIF @ www.saifulislam.com
    56000 Kuala Lumpur

    MATAHARI MENGELILINGI BUMI?


    ORANG ISLAM YANG MEYAKINI MATAHARI MENGELILINGI BUMI, KEMBALI PADA ABAD KEGELAPAN YANG MARAK DENGAN TAQLID DAN KEBODOHAN!
    Oleh: Dedy Suardi
    Saudaraku sesama muslim yang berbahagia! Kebangkitan Islam telah lama kita gembar-gemborkan sambil sebahagian dari kaum muslimin tak bangkit-bangkit seingsutpun dari oggokan kebodohan, yang membikin kecemerlangan Cahaya Al-Qur’anul Karim seakan-akan kita kusamkan kembali berkat kekhilafan dari para pengkajinya!
    Kini, di abad Robot Opportunity dan Spirit merangkak-rangkak di permukaan planet Mars untuk melacak kandungan air yang menunjang kehidupan, pro-kontra yang punya kaitannya dengan falaq benda-benda langit, telah marak kembali, bahkan nyaris diornamen oleh sumpah-serapah dan caci-maki yang tidak sesuai dengan keluhuran budi yang diajarkan oleh Agama Islam yang kita junjung tinggi!
    geocentrisSebagaimana kita ketahui bersama, “ABAD KEGELAPAN” diwarnai secara kusam oleh seorang tokoh fanatik bernama Ptolomeus (1140-1101 SM) dari Alexandria.! Beliau meyakini tanpa ampun bahwa Bumi kita yang kita tempati ini merupakan pusat alam semesta raya dan diam tidak bergerak! Matahari, bulan dan bintang-bintang, beliau anggap sebagai benda-benda kecil yang memutari planet Bumi! Jadi, planet kita (Bumi) diyakini sebagai benda yang paling besar di jagat raya! Dengan keyakinan yang tak bisa ditawar-tawar itu, maka muncullah sebuah teori yang benar-benar dikeramatkan selama 18 abad oleh para pendukungnya yang dijuluki “TEORI GEOCENTRIC”!
    Guna melestarikan keyakinan tersebut, maka muncullah ultimatum keramat yang disiarkan ke seantero negeri: “SIAPA SAJA ORANGNYA YANG MEREKAYASA TEORI LAIN DI LUAR TEORI YANG TELAH DIKUKUHKAN OLEH FIHAK GEREJA (geocentric), MAKA ORANG TERSEBUT WAJIB DIHUKUM PANCUNG!” (karena dianggap menyebarkan pemurtadan)
    heliocentrisNamun, dalam suasana ultimatum yang cukup mencengangkan itu, tak pelak muncul seorang tokoh pembaharu bernama Copernicus yang dengan berani mencanangkan teori baru yang berseberangan dengan teori yang dikeramatkan tersebut; terkelal dengan TEORI “HELIOCENTRIS”, yang menandaskan bahwa Bumilah yang mengelilingi Matahari! Bahkan Bulan, dan planet-planet yang lain pun mengelilingi Matahari! Jadi Matahari untuk sementara dianggap sebagai pusat alam semesta!
    Tal lama kemudian sang tokoh kontroversial tersebut dikejar-kejar oleh para penganut GEOCENTRIC untuk dimusnahkan! Bahkan seorang tokoh bernama Bruno, sempat dibakar hidup-hidup! Tak ayal lagi kemajuan ilmu pengetahuan dibekam habis-habisan oleh manusia jahiliyah yang ingin mempertahankan kebodohan di muka Bumi ini, sehingga ABAD KEGELAPAN yang direkayasa oleh sekelompok manusia ‘fanatik’ nyaris menggelapkan segala-galanya, seakan-akan ingin memupus segala kebenaran yang dipancarkan oleh Sang Pemilik Cahaya di Atas Cahaya, Allah Rabbul Alamin!
    Padahal, jauh beberapa abad sebelumnya (pasca para sahabat), para ulama Islam pun (berdasarkan kajian dari Al-Qur’an), seperti Al Battani, Ibnu Haithem, Ibnu Sina (Avicenna) dll, telah mentah-mentah menolak kefanatikan yang disodorkan oleh Ptolomeus tersebut! Az-Zumar ayat-5 mengatakan: “Ia telah menciptakan langit dengan haq, dipusingkan-Nya malam kepada siang, dan dipusingkan-Nya siang kepada malam.”
    Bahwa planet Bumi ternyata tidak diam (berotasi pada porosnya), telah diperkuat oleh An-Naml ayat-88 yang artinya: “Dan engkau lihat gunung-gunung, engkau kira bahwa dia tetap (tidak bergerak), padahal dia berjalan kencang bagaikan awan berjalan. (Begitulah) perbuatan Allah, yang membuat segala-sesuatu dengan kokohnya; sesungguhnya Dia mengetahui betul apa yang kamu kerjakan.”
    Dari hasil penelitan di lapangan yang bisa dipertanggung jawabkan, ternyata semua benda-benda langit itu bergerak sejalan dengan falaq yang ditentukan oleh Sang Mahapengatur! Selain berotasi, Bulan bergerak memutari Bumi, tatkala Bumi bergerak mengedari Matahari, tatkala Matahari (sebagai salah sebuah bintang dari milyaran bintang dalam galaksi Bimasakti) bergerak mengedari pusat galaksi Bimasakti, tatkala Bimasakti bergerak mengedari pusat Supegalaksi, dst! Maka dalam Al-Qur’an tercantum istilah “sab’a samaawaat” yang berarti tujuh tingkatan langit! (tujuh artinya banyak atau luas).
    Perlu diketahui bahwa, besar Matahari kurang-lebih 1.300.000. (satu juta tiga ratus ribu) kali Bumi kita. Rasa-rasanya jika terjadi Matahari mengelilingi Bumi, benar-benar telah melanggar sunatullah yang sah! Masuk akalkah satu hari satu malam dikarenakan satu kali Matahari sebagai benda raksasa mengorbit Bumi sebagai benda superkecil? Entahlah jika Anda sudi kembali lagi pada paham para penyembah Fir’aun yang meyakini bahwa tenggelamnya Sang Surya disebabkan karena dilahap oleh Dewi Nuts, dan terbitnya Sang Surya keesokan harinya disebabkan karena dia dilahirkan kembali oleh Sang Dewi yang doyan menyantap gumpalan api yang besarnya 1.300.000 kali planet Bumi!
    MENGAPA DI KALANGAN UMMAT ISLAM MUNCUL KEMBALI FAHAM GEOCENTRIS?
    almaghestMunculnya kembali faham Geometric di kalangan ummat Islam, tak lepas dari adanya terjemahan buku Ptolomieus (Collection) ke dalam bahasa Arab (Almaghist-campuran dari bahasa Gerika dan Arab)! Tak sedikit para pemuka agama Islam yang dikecohkan oleh Almaghist tersebut, mungkin saja disebabkan oleh salah persepsi; bahwa setiap kitab yang berbahasa Arab, mereka anggap sebagai sumber kebenaran! Hal ini disebabkan oleh wabah ‘urubah’ (kearab-araban atau Arab-Centris), yang nyaris menyempitkan makna Islam sebagai religi yang memiliki nilai Universal!
    Namun, ada yang lebih celaka lagi dengan munculnya kembali pendapat “ketinggalan spoor”, bahwa Bumi kita tidak bundar namun datar bagaikan meja! Dan jika pendapat tersebut merekah dikalangan ummat Islam, tanda bahaya wajib segera dibunyikan, karena ini bukan lagi pembodohan ummat, namun lebih merupakan ‘musibah ilmu pengetahuan’ yang perlu segera diantisipasi oleh penjelasan-penjelasan sains yang tidak sekularistik!
    Saudaraku se-iman dan se-Islam! Pendapat bahwa Bumi datar terlampau dipengaruhi oleh Al-Ghasyiah ayat 20 yang artinya:“Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan (dikembangkan).” Istilah dihamparkan belum tentu sama dengan diratakan, sebab jika Bumi diratakan oleh Sang Mahapencipta, di planet ini tak akan ada gunung-gunung tinggi dan lembah-lembah yang curam! Oleh sebab itu, pendapat kadaluarsa yang meyakini bahwa Bumi datar bagaikan permukaan meja atau papan tulis, syogianya dibuang jauh-jauh; lebih-lebih lagi setelah kita membaca Surat An-Nazi’aat ayat-30 yang tegas-tegas menolak pendapat sempit seperti itu yang memiliki dua arti; arti kesatu: “Dan bumi setelah itu diluaskan-Nya.” Sedangkan arti kedua: “Dan bumi setelah itu dibentuk-Nya menyerupai telur burung unta.”
    Kata daha dalam surat An-Nazi’aat sebagai kata kerja berarti mengulur atau meluaskan. Sedangkan ad-dahy sebagai kata benda memiliki arti ‘telur burung unta’ (bundar). Jadi arti lengkapnya: ‘diluaskan dan dibentuk mirip telur burung unta.”
    star trail 01Berkat dukungan ayat Al-Qur’anul Karim dan foto-foto Bumi yang dibikin dari satelit dan dari Bulan, jelaslah kini bahwa Bumi kita bentuknya bundar! Gerak rotasi Bumi pada porosnya, bisa dibuktikan secara mudah dengan menggunakan kamera SLR yang pembukaan lensanya bisa dikunci dalam waktu yang lama (1/B). Adapun caranya, pada waktu malam bening penuh bintang-kemintang, arahkan kamera photo Anda yang telah dipasangkan pada tripod, tepat ke bintang polaris yang tertusuk poros Bumi kita. Biarkan lensa terbuka untuk beberapa jam. Dan hasilnya, kita akan mendapatkan gambar “Star Trail” ialah jalur tapak-tapak bintang yang sirkular berkat terjadinya gerakan planet Bumi pada porosnya!
    Akhirul kalam, marilah kita simak ayat-ayat Kitab Suci kita dengan jiwa suci serta ikhlas karena Allah, demi kemajuan kita yang tak diembel-embeli dengan prasangka yang buruk. Memang ayat-ayat langit yang berjumlah 307, selama ini kurang sekali kita simak dikarenakan kita terlampau asyik mundar-mandir dalam koridor ayat-ayat fiqih saja! Padahal ayat-ayat langit tersebut benar-benar merupakan pelecut guna meningkatkan ketauhidan kita. Tidak semua ayat-ayat tersebut cukup ditafsirkan secara harafiah belaka tanpa dukungan dari hasil penelitian yang akurat dan nyata! Lebih-lebih lagi Al-Qur’anul Karim tak cukup didukung oleh fatwa-fatwa taqlid yang menjerumuskan kita ke jurang kejumudan, namun syogianya didukung oleh kejembaran akal manusia yang tak cuma mampu membaca ayat-ayat Qur’aniyah saja, namun juga mampu membaca ayat-ayat kauniyah yang tersebar di sekeliling kita termasuk di kedalaman alam semesta yang amat luas dan mempesona!
    Kini telah saatnya kita tidak buang-buang waktu dengan jor-joran saling caci-maki berkat perbedaan madhab atau perbedan kepentingan. Bukankah Allah Swt. cuma satu? Bukankah Islam cuma satu? Bukankah Nabi Saw. cuma satu? Saya yakin Al-Qur’anul Karim bakal bersedih, jika kita kembali pada zaman kebodohan! Oleh sebab itu, marilah bareng-bareng kita kibarkan bendera Islam yang satu, agar kebangkitan Islam dari kebodohan, bukan sekedar tong berbunyi nyaring!
    ***